Cintaku Pada Sang Pelukis

Ada kita yang kauabadikan di balik warna-warna kanvas itu. Setiap jejak yang pernah kita lalui bersama. Tak lupa juga dedaun yang jatuh, semilir hingga hilir, hujan yang rintik, dan lampu yang redup.

Ada sisa-sisa kita yang kauabadikan di balik kanvas itu. Sebuah jalan yang kita abadikan di ingatan bersama. Menjadi memori yang penuh kenang-kenangan.

Di depan kanvas ini, kumohon, jadilah bahagia.

Bandarlampung, 29, Oktober 2016
Prima Helaubudi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manuskrip Teater

Sajak Anak-anak Mati