Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

daya di hadapan penguasa

pualam itu tertawa
melihat api dalam hujan yang terlihat kumal
sekarat meminta roti pengampunan
agar sejejak sisa hangusnya
berhasil menenggelamkan tirani

Bandarlampung, 25 Agustus 2017
Prima Helaubudi

sisa sembilu kisah dalam hujan

aku memandangi kedalaman hujan
serabut petir menjadi dentum guruh
membawa sebelah hati melayang dalam ketakutan
sementara sebelah lagi melayang dalam harap

(harapan yang tak pernah ada)

baik sisa maupun busa
letupan cinta dari seorang pecinta
yang diacuhkan di tubir cerita
biasnya hanya sisa titik-titik
di sebuah jalanan

(tempat semua senja berbayang)

berubah menjadi maghrib dengan pias cahaya
yang mulai ketara
dengan glamor,
gombal,
dan juga gincu
yang akan pudar
tatkala titik terakhir ini tuntas

Bandarlampung, 25-8-2017
Prima Helaubudi

Berteman dengan Pelajaran Jarak Jauh

dua manusia yang kembali menjadi asing

aku ingin mencederai ruang
yang mengambil rengkuhan tanganmu
dari tanganku
hingga akhirnya kita
hanya melihat dalam diam
tanpa bisa berbalas kata lagi

Bandarlampung, 21-8-2017
Prima Helaubudi

Kalau kamu bertanya tentang orang beriman

Gambar
Sumber: Dokumentasi pribadi (screenshoot); Alquran Surat Al-Ankabut ayat 2-3

Orang beriman pasti diuji. Apabila kamu melihat orang beriman adem ayem saja, bisa jadi keluhannya sudah sampai pada Pemilik Langit. Bisa jadi juga, kamu bukanlah orang yang tepat untuk dimintai bantuan.

Bandarlampung, 21-8-2017
Prima Helaubudi
Berhentilah berkata orang beriman tidak melakukan apa-apa! Karena sungguh, kita tidak tahu ujian apa yang menimpanya. Dan sudah dijanjikan bahwa ujian orang beriman akan di atas rata-rata.

panorama diri kita yang saling mendiamkan

matahati telah memutar garis bayang tetulang dedaunan
waktu meranggas berputar ke arah yang salah
terkunci kebekuan suatu momen
yang entah kapan akan bersemi kembali
menjadi musim penghujan
penghalang angin berdesau

Bandarlampung, 20-8-2017
Prima Helaubudi

Fragmen #42

Cuma rahmat Allah-lah yang membuat kita jadi pantas masuk ke dalam surga-Nya.

Duhai manusia, apa yang mesti engkau sombongkan dari amal-amalmu?!

Bandarlampung, 10-8-2017
Prima Helaubudi

Istiqomahlah, Istiqomahlah...

Bismillaah...
Berusaha--bahkan kalau perlu memaksa diri agar--istiqomah...
Mendapatkan hidayah Islam sulit...
Berjalan di atas hidayah sunnah dan istiqomah di dalamnya lebih sulit lagi...
Karena hati bukanlah diri penguasanya...
Sementara jiwa cenderung pada hawa nafsu...

Ya muqolibal qulub.. Tsabit qolbik 'alaa diinik...
Ittaqillaaha hay tsumaa kunta...!!

Bandarlampung, 7-8-2017
Prima Helaubudi

Just Suck It Up!

This is real life, girls! You have abilities to choose your priority.

And if it is about someone else... You cannot change them until they are care about it.

Just suck it up!

Bandarlampung, 5-8-2017
Prima Helaubudi

Pembelajar Sejati Pembelajar Sampai Mati

Pembelajar sejati akan selalu berakhir menemukan bahwa di balik solusi yang mereka temukan, ada titian jalan panjang untuk sampai pada solusi itu sendiri. Maka, pembelajar sejati menjadi amat kehausan untuk ilmu yang baru. Diam dan tak peduli dengan kebanyakan omong besar dengan jemari yang menunjuk ke atas--kepada mereka yang memerintah. Sebab pembelajar sejati me-klaim kemerdekaan yang diciptakannya sendiri di dalam idealismenya.

Pembelajar sejati tidak ada waktu masuk dalam pusaran omong kosong kritikan, hujatan, dan kegalauan. Sebab pembelajar sejati senantiasa sibuk dengan ilmu pengetahuan--satu-satunya hal rendah hati--yang idealis baginya. Persetan dengan realita yang melawannya. Seperti yang sebelumnya dikatakan: kemerdekaan bersumber dari pikirannya. Bukan dari orang-orang sekitarnya.

Pembelajar sejati menciptakan solusi. Menegakkan solusi itu dalam dirinya sebagai pancang utama. Setelahnya, barulah ia mengajak sekitarnya menegakkan solusi itu. Sebab ia meyakini bahwa tegakny…