Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

Senja yang Pecah di Tengah Perkotaan

Gambar
senja pecah berkeping-keping
tengah kota tak bergeming
hanya lampu menyerap puing
tanpa ampun
menjadi cercah kecil cahaya di unggun malam

tapi dirimu berbeda
punggungmu tak menghadapku
maka kuberi warna cahaya yang tak serupa kepadamu
jiwa gemetar dalam gelap sunyi

Bandarlampung, 27 Juli 2018
Prima Helaubudi
Terinspirasi oleh gambar ini:


Sepotong #3

Gambar
Orang istimewa adalah orang yang tidak merasa istimewa.
Bandarlampung, 26 Juli 2018 Prima Helaubudi

Lintasan Pikiran #10

Gambar
Sumber: Pinterest
Sesuatu tidak akan menjadi indah sampai engkau menerima segala kesedihan yang melingkupinya.
Bandarlampung, 22-07-2018 Prima Helaubudi

Sepotong #2

Gambar
Terkadang, Allah membuat kelemahan agar bisa Dia perkuat dengan segala coba dan uji-Nya. Makhluk tentu seharusnya berbahagia dan menjauhi keluh karena segala cinta-kasih-Nya untuk mengevolusi hamba-Nya menjadi pribadi yang lebih indah sebelum bertemu dengan-Nya.
Bandarlampung, 15-16 Juli 2018 Prima Helaubudi Not everyone you lose is a loss *quotes by unknown... :)

Selebrasi Pribadi

Gambar
Sumber: di sini
Selebrasi pribadi adalah salah satu momen yang juga sakral. Jangan merusaknya dengan membiarkan banyak orang mengetahuinya. Karena bagi mereka yang tidak suka, mereka akan mengerdilkannya, menyatakannya padamu, dan engkau akan kehilangan kebahagiaan kecil atas--apa yang engkau anggap berharga berupa: pencapaianmu.
Bandarlampung 16 Juli 2018 Prima Helaubudi Setelah lama hiatus membaca hingga tamat... Aku harus menekan diri menjadikannya selebrasi pribadi... Dan menekan keinginan alay untuk meramaikannya... Alih-alih lebih baik dijadikan pemikiran ini sebagai pengingat... :)

Saat Semua Orang Ingin Kembali Ke Masa Lalu

Gambar
Saat menjelajah media sosial, terkadang aku menemui kuis-kuis kecil yang memancing keputusan diri kita masing-masing. Keputusan yang diambil itu menggambarkan cara berpikir dan kerapuhan yang sebenarnya dibenamkan oleh diri kita dalam-dalam. Salah satu kuis itu berbunyi, "Kemampuan/mana yang kamu pilih jika ada dua pilihan..." Salah satu pilihan yang menarik perhatianku karena pilihan tersebut sangat tidak menarik--setelah aku melakukan banyak perenungan hidup--adalah: kembali ke masa lalu.
Sumber: di sini
Aku berada di lingkungan di mana banyak orang ingin kembali ke masa lalu. Kebanyakan orang berandai-andai. Aku pribadi pun masih terjangkit penyakit berandai-andai ini. Mungkin semua akan lebih baik jika waktu diulang kembali. Itu pikirku, dan aku yakin, pikir orang-orang sekelilingku. Tapi, ada sesuatu yang mengawang di sana. Sesuatu yang tidak menembus ke dalam hati dan meraih pemahaman jiwaku sehingga tak benar-benar aku jadikan prinsip. Sengaja ditunda dan dilupakan s…

Lintasan Pikiran #9

Gambar
Anak-anak adalah kebanggan orang tuanya. Itulah kenapa, orang tua sangat protektif dan terkesan tidak toleran di sisi lain. Karena mereka tahu bahwa, jalan menuju keleluasaan hidup di depan tidak cukup dengan modal nekat seperti hari ini, saat anak-anak hanya mengandalkan rasa ingin tahu.
Sumber: shutterstock.com
Bandarlampung, 16 Juli 2018 Prima Helaubudi #edisi liat cah wedok turu

Sepotong #1

Gambar
Sumber: Pinterest
Ketika intuisi membisikkan padamu untuk kembali menjadi pribadi yang menunggu, akankah engkau ragu atau justru melakukan tanpa ragu? Meninggalkan semua yang telah didapatkan di genggaman tangan. Suara lain berbisik, apakah meninggalkan dan menunggu untuk yang tak pasti adalah sebuah kepastian? Atau apakah ini yang dinamakan terbuai di zona nyaman?
Bandarlampung, 14 Juli 2018 Prima Helaubudi

Lintasan Pikiran #8

Gambar
Suatu ketika, cinta bisa berubah tiba-tiba. Sebagaimana ia bisa datang jua dengan tiba-tiba. Semula lekat menjadi kesumat. Maka, pahamilah bahwa cinta tak akan bisa bertahan dengan semata usaha satu sisi saja dari ia yang mencintai kita. Itu juga adalah tugas kita, yang dicintai, untuk bertahan--dan terus berusaha menjadi lebih baik--untuk merawat tali kasih yang terjalin.
Sumber: Pinterest
Bandarlampung, 14 Juli 2018 Prima Helaubudi