Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Persona #7

Setiap manusia mempunyai hal keduniawian yang sangat ia cintai. Satu sama lain tidak sama. Maka, tugas kita adalah mengetahui hal keduniawian apakah yang menjadikan kita cinta, menalaknya di hati. Pada akhirnya yang tersisa adalah hal keduniawian hanya ada di tangan. Bukan di hati kita.

Bandarlampung, 30-5-2017
Prima Helaubudi

Rahasia dalam Syair

"Syair adalah rahasia jiwa; jadi kenapa membocorkannya dengan kata-kata?"
__Kahlil Gibran dalam bukunya Renungan-renungan Spiritual

Bandarlampung, 25/5/2017
Prima Helaubudi

Nanti

Hasan Al-Basri: "Hati-hati dengan kata nanti. Jika besok masih ada, engkau masih bisa seperti hari ini. Tapi jika besok tidak ada, engkau tidak akan menyesal."

Atsar sahabat dalam ceramah Ustadz Badrussalam, Lc. berjudul "Bekal Muslim Menuju Ramadhan" siaran di Rodja TV tanggal 22-5-2017

Bandarlampung, 24 Mei 2017
Prima Helaubudi

Persona #6

Dahulu aku menganggap bahwa kesabaran bukanlah hitungan satu-dua jam, namun hitungan satu-dua hari.
Selanjutnya, aku menganggap bahwa kesabaran bukanlah hitungan satu-dua hari, namun satu-dua minggu.
Lalu, aku menganggap bahwa kesabaran bukanlah satu-dua minggu, namun satu-dua bulan.
Setelahnya, aku menganggap bahwa kesabaran bukanlah satu-dua bulan, namun satu-dua tahun.
Berlalu hari, aku menganggap bahwa kesabaran bukanlah satu-dua tahun, namun puluhan tahun.
Aku menduga bahwa suatu saat, aku akan sadar bahwa kesabaran dilatih sepanjang hayat.

Aduhai, ulama terdahulu sudah memaktubkan bahwa ia membutuhkan 20 tahun melatih kesabarannya. Lalu diri yang menganggap sudah sabar, berapa jangka rasa lamamu untuk sabar dibandingkan dengan persidangan Hari Kiamat?

Bandarlampung, 24 Mei 2017
Prima Helaubudi

Fragmen #40

You need to know the rule:
"(Apa yang kita anggap) kebahagiaan bisa berubah menjadi abu dalam sekejap."

Bandarlampung, 24-5-2017
Prima Helaubudi